Bojonegoro – Madrasah Aliyah (MA) Internasional Mumtaza menunjukkan kualitas pendidikan dan pembinaan siswa yang unggul dengan meraih kemenangan membanggakan dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) MA tingkat Kabupaten Bojonegoro tahun 2025.
Dalam perhelatan Porseni yang berlangsung meriah tersebut, MA Internasional Mumtaza berhasil mengantongi dua gelar juara di cabang lomba yang berbeda. Salah satu kemenangan prestisius diraih dalam cabang lomba Musabaqoh Fahmil Qur’an (MFQ). Tim MFQ MA Internasional Mumtaza yang beranggotakan tiga siswa berbakat berhasil menunjukkan pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an serta kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan dewan juri. Ketiga siswa yang mengharumkan nama MA Internasional Mumtaza tersebut adalah:
• Nadhira Alfaizah, siswi kelas X yang berasal dari Garut, Jawa Barat.
• Faris Hanif Narenito, siswa kelas X yang merupakan putra daerah Ponorogo, Jawa Timur.
• Mafaza Siti Khairani Fadli, siswi kelas X yang berasal dari Kediri, Jawa Timur.
Kekompakan tim, penguasaan materi yang solid, serta kemampuan retorika yang memukau mengantarkan mereka meraih Juara 1 dalam cabang lomba MFQ. Kemenangan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi MA Internasional Mumtaza, tetapi juga memastikan tim MFQ ini akan melangkah maju mewakili Kabupaten Bojonegoro di tingkat Provinsi Jawa Timur.

Selain keberhasilan di cabang MFQ, MA Internasional Mumtaza juga menorehkan prestasi membanggakan di cabang Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ). Siswa kelas XI, Fauzan Abdul Azis dari Lampung, menunjukkan kemampuan menghafal Al-Qur’an dengan tartil dan fasih. Penampilannya yang memukau berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam kategori MHQ. Prestasi ini menunjukkan komitmen MA Internasional Mumtaza dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mengembangkan kemampuan para siswanya dalam menghafal kitab suci umat Islam.
Dengan raihan juara 1 di cabang MFQ dan juara harapan 1 di cabang MHQ, MA Internasional Mumtaza telah membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan bakat yang beragam. Masyarakat Bojonegoro pun turut bangga dengan prestasi yang diraih oleh MA Internasional Mumtaza dan berharap agar perwakilan dari Bojonegoro dapat meraih kesuksesan di tingkat provinsi.