MA dan MTs Internasional Mumtaza Lepas Angkatan “Ceruz 2025” dalam Suasana Haru

Bojonegoro, Jawa Timur – Aula Pondok Pesantren Mumtaza pada hari Sabtu, [21 Juni 2025], menjadi saksi bisu momen perpisahan penuh haru bagi siswa-siswi kelas 12 MA Internasional Mumtaza dan MTs Internasional Mumtaza. Acara kelulusan ini sukses diselenggarakan, menandai berakhirnya satu babak penting dalam perjalanan pendidikan angkatan yang diberi nama spesial: “Ceruz 2025”.

 

 

Nama “Ceruz 2025” sendiri memiliki makna yang indah dan penuh harapan. Diambil dari bahasa Persia yang berarti “bintang malam yang cerah”, nama ini merefleksikan doa dan cita-cita agar para lulusan ini kelak dapat bersinar terang dan menjadi penerang di mana pun mereka berada. Sebagaimana bintang yang memandu di kegelapan, diharapkan mereka akan menjadi pribadi-pribadi yang berprestasi, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Kebanggaan tak terbendung terpancar dari wajah para guru, staf pengajar, dan wali santri yang hadir. Mereka menyaksikan bagaimana putra-putri terbaik Mumtaza telah tumbuh dan berkembang, siap melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Angkatan Ceruz 2025 memang menunjukkan potensi yang luar biasa, dengan rencana melanjutkan studi ke berbagai universitas terkemuka di dalam maupun luar negeri.

 

Menuju Pendidikan Tinggi: Sebaran Alumni Ceruz 2025

Komitmen Pondok Pesantren Mumtaza dalam mencetak generasi ulama dan cendekiawan terlihat jelas dari pilihan destinasi studi para alumni. Banyak di antara mereka yang memilih untuk memperdalam ilmu agama dan bahasa Arab di pusat-pusat pendidikan Islam terkemuka dunia.

 

Berikut adalah sebaran tujuan studi para lulusan Ceruz 2025:

1. Yordania: 3 siswa akan melanjutkan studi di universitas-universitas di Yordania, salah satu pusat keilmuan Islam di Timur Tengah.

2. Pakistan: 1 siswa memilih Pakistan sebagai tujuan untuk melanjutkan pendidikannya.

3. Turki: 2 siswa akan terbang ke Turki, negara dengan warisan sejarah dan keilmuan Islam yang kaya.

4. Dalam Negeri: 5 siswa memutuskan untuk melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia, menunjukkan semangat untuk berkontribusi di tanah air.

5. Universitas Al-Azhar, Mesir: Sebanyak 11 siswa akan meneruskan tradisi panjang keilmuan Islam di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir, kiblat pendidikan Islam global.

6. Universitas Al-Qasimia, Uni Emirat Arab: 1 siswa akan menempuh pendidikan di Universitas Al-Qasimia, Sharjah, UEA, institusi yang berfokus pada studi Islam dan bahasa Arab.

 

Meskipun acara perpisahan ini diwarnai dengan tetesan air mata haru – tanda perpisahan dengan teman, guru, dan lingkungan yang telah menjadi rumah kedua – suasana juga dipenuhi dengan doa tulus dan harapan terbaik. Para ustaz dan ustazah mendoakan agar para alumni Ceruz 2025 senantiasa menjaga nama baik almamater, terus gigih dalam belajar dan berkarya, serta menjadi agen perubahan yang positif bagi masyarakat dan bangsa.

 

Momen ini bukan sekadar penutupan, melainkan gerbang pembuka menuju babak baru dalam kehidupan para “bintang malam yang cerah” ini. Dengan bekal ilmu, akhlak, dan pengalaman yang telah ditempa di Pondok Pesantren Mumtaza, mereka siap untuk menyinari dunia dengan potensi dan bakat yang tak terbatas. Semoga kesuksesan senantiasa menyertai setiap langkah mereka.